hariancentral-kutacane - Isu kasus Penangkapan Pupuk bersubsidi di wilayah hukum Polres Aceh Tenggara (agara) Dipertayakan.
Kabar miring terhembus.Jajaran Polres agara di anggap tidak serius melakukan Penegakan hukum terhadap para Pelaku-pelaku yang disinyalir telah menyalah gunakan Pupuk bersubsidi Untuk wilayah Aceh Tenggara itu.
Kronisnya.Kendati kasus penangkapan itu sudah di ketahui oleh Publik.Ironisnya"Pihak Hukum polres agara terkesan memberi ruang pada pelaku untuk tetap bebas lalang buana menghirup udara segar.Tampa melakukan efek jera di terali besi.
Hal itu diduga tercipta.Ada nya dugaan main mata.Melalui lobi-lobi demi mendapat kan upeti dari oknum pelaku.
Seperti yang di sampaikan nara sumber belum lama ini kepada Central.
Dikatakan.Info kasus Penyelewengan lokasi pupuk urea bersubsidi di kecamatan Lawe Sigala-gala.Anak dari mantan anggota DPRK agara. Dengan barang bukti 1 buah mobil Innova pick UP.80 zak pupuk urea.Jatah kelompok tani kecamatan babul makmur.Di jual kewilayah kecamatan lawe sigala-gala.Melibatkan 3 pelaku.
Kasus itu.Cetus nya.Di kabarkan sudah terjadi 86 dengan angka yang sangat pantastik.Silahkan wartawan central jalan-jalan ke polrea agara dan tolong komfirmasi pada kanit yang menangani kasus tersebut.Harap sumber mengarahkan media central.
Selain itu.Papar kembali.Selain kasus itu.Ada juga kasus kepala desa Pordomuan 1 kecamatan Babul makmur yang masih aktif.Ketangkap membawa pupuk urea subsidi ke seberang tanah karo/Sumatera utara atas nama/Insial.RN.
Kita menduga.Tangkap lepas demi mendapat upeti.Kerap sekali terjadi pada jajaran Polrea agara. Sehingga tingkat kepercayaan masyarakat pada APH itu.semakin nihil.Hal itu dapat juga di pertayakan pada proses hukum atas nama (AH)Cs. Yang di ketahui telah tertangkap di kecamatan lawe sigala-gala.
Kita berharap.Dan meminta dengan tegas.Agar semua kasus yang ada dapat di proses dengan tegas.Bukan sebalik nya.Alias tangkap lepas demi
meraup upeti dari Rp.80.Hingga 100 juta. 86.Harus di hindari.Penegakan hukum harus terlihat bermartabat dan tegas.Jangan tajam ke bawah tapi tumpul ke atas.Yang kaya mudah lalang buana.Kasus ayam di tekan tampa hati nurani
.Mohon Pak wartawan.Kawal kasus itu.Dan tolong buatkan surat terbuka kepada Irawasda aceh mengenai kasus pupuk urea bersubsidi.Harap nya mengakhiri.
Hingga berita ini di lansir.Media central belum berhasil mengkomfirmasi pihak polres agara.Harapan itu akan terus di upayakan oleh biro media central demi kepentingan publik sesuai harapan masyarakat dan nara sumber/Dar